Posted on Leave a comment

Sirih Gading dan Keladi, Dua Tanaman Hias yang Gampang Dirawat Pemula

sirih-gading-dan-keladi-dua-tanaman-hias-yang-gampang-dirawat-pemula

Sirih Gading dan Keladi, Dua Tanaman Hias yang Gampang Dirawat Pemula – Anda pemula baru mengidamkan memulai hobi menjaga tanaman hias? Simak dua style tanaman yang sesuai untuk Anda tersebut ini.

Sirih Gading dan Keladi, Dua Tanaman Hias yang Gampang Dirawat Pemula

sirih-gading-dan-keladi-dua-tanaman-hias-yang-gampang-dirawat-pemula

xrelay.net – Menurut pebisnis tanaman hias asal Surabaya Devi Natalia menyebut, pemula harus mengenali dulu kebutuhan tanaman yang bakal disimpan di rumah.

“Kenali dulu tanaman apakah dia rela basah atau kering. Apakah sanggup kena sinar matahari atau enggak. Kita harus buat dia home sweet home,” kata Devi didalam siaran langsung bersama Orami Parenting,

Untuk pemula, tanaman hias yang sanggup dicoba, menurut Devi, adalah sirih gading dan keladi.

Kedua style tanaman hias itu sama-sama menyukai media tanam air. Meski begitu tak punya masalah termasuk jikalau ditanam di didalam pot.

Seperti sirih gading, lanjut Devi, tanaman itu sanggup hidup terhadap suhu apa pun. Juga enteng dilaksanakan perawatan jikalau mengalami kebusulan.

“Sirih gading, dia rela di udara panas, udara dingin, di mana pun dan energi hidupnya enteng banget gara-gara akarnya banyak. Misalnya tersedia tempat yang busuk atau mati sanggup dipotong nanti tumbuh lagi,” ucapnya.

Akar sirih gading sanggup tumbuh terhadap batangnya. Kemudian, batang tersebut sanggup dipotong dan ditanam ulang terhadap pot berbeda. Sehungga koleksi tanaman hias sanggup diperbanyak, kata Devi.

Sementara tanaman keladi, memadai diberikan sementara supaya sanggup beradaptasi bersama paparan sinar matahari. Karena habitat sebetulnya tersedia di didalam air.

“Keladi itu bahagia air, dia harus dilatih di matahari pagi. Dia gak letoy, batangnya kencang dan kaku padahal daunnya besar. Mungkin tahap seterusnya harus menyesuaikan pupuknya,” sadar Devi.

Untuk style pupuk, Devi merekomendasikan untuk manfaatkan pupuk organik.

“Pupuk organik itu memelihara tanah juga, memelihara lingkungan. Karena bersama pupuk organik kita memeilihara mikroorganisme di tanah supaya senantiasa hidup. Tapi jikalau (pupuk) kimia, bukannya tidak bagus. Pupuk kimia itu kaya fast food jadi tanah gak real subur,” sadar Devi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *